17 Tips Ampuh Mengatasi Susah Buang Air Besar (Sembelit) pada Bayi, Anak-anak Maupun Dewasa

17 Tips Ampuh Mengatasi Susah Buang Air Besar (Sembelit) pada Bayi, Anak-anak Maupun Dewasa - Kesulitan buang air besar ( BAB ) dapat terjadi pada siapa saja baik orang dewasa maupun bayi dan anak-anak. Mungkin mayoritas orang tua yang mempunyai bayi pernah merasakan masalah sulit buang air besar atau konstipasi yang terjadi pada bayinya. Istilah yang umum anda kenal di masyarakat ialah sembelit.. Bayi dapat mengalami konstipasi atau susah buang air besar apabila frekuensi buang air besar kurang dari 3x per minggu, dengan kondisi tinja (feses) yang keras sampai-sampai harus lebih me-ngeden, dan bayi atau anak-anak biasanya akan menangis kesakitan untuk mengeluarkan tinja ketika buang air besar (BAB). 
17 Tips Ampuh Mengatasi Susah Buang Air Besar (Sembelit) pada Bayi, Anak-anak Maupun Dewasa
Pada umumnya masalah sembelit ini terjadi pada bayi yang berusia diatas 1 tahun. Apabila terjadi pada bayi pada usia kurang dari 1 tahun, lebih diakibatkan kurangnya konsumsi air minum, terlalu banyak mengkonsumsi susu formula, atau orang tua memaksakan bayi untuk mengkonsumsi makanan dengan tekstur yang padat sebelum waktunya (usia kurang dari 1 tahun). Sembelit adalah kelainan yang terjadi pada saluran pencernaan yang dikarenakan oleh beberapa sebab, seperti yang disebutkan di bawah ini.

15 Faktor Penyebab Sembelit :

1. Dehidrasi

Kelancaran buang air besar sangat tergantung dari banyaknya asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Bahaya akibat kurang minum air putih salah satunya adalah sulit buang air besar atau sembelit di mana ini ada hubungannya juga dengan dehidrasi. Bahkan saking kurangnya asupan cairan bisa saja menyebabkan obstipasi. Obstipasi ini dikenal juga dengan kondisi sembelit cukup hebat dan bisa menjadi jauh lebih buruk dan feses akan jauh lebih keras dan lebih sukar keluar. Bahaya dehidrasi dapat begitu mempengaruhi kesehatan, maka dari itu setiap orang perlu mengonsumsi banyak air putih, sekurang-kurangnya  2 liter per harinya atau  setara dengan 8-10 gelas.

2. Pola Makan Tidak Sehat

Pola makan yang tidak teratur, lalu juga diet yang tidak tepat dan tidak sehat juga bisa menjadi pemicu sembelit. Mulailah melirik tips diet sehat yang benar dan seimbang agar usus pun juga selalu terjaga kesehatannya. Seseorang yang pola makannya kurang baik biasanya mengalami berat badan tak ideal, baik itu terlalu gemuk atau terlalu kurus di mana faktor ini pun menjadi pemicu sembelit.

3. Kurang Olahraga

Salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan pada sistem pencernaannya adalah faktor kurang olahraga alias kurang gerak. Jarangnya melakukan latihan fisik juga sangat mempengaruhi kesehatan pencernaan. Ketika Anda aktif bergerak, terutama memang rajin berolahraga, fleksibilitas usus pun juga pada tingkat yang baik sehingga sembelit dapat dicegah.

4. Kehamilan

Faktor kehamilan rupanya bisa menjadi salah satu hal yang memicu seseorang sembelit dan ini terjadi pada kira-kira 40% para ibu hamil. Jangan khawatir atau panik karena memang hal ini cukup wajar terjadi dan dialami di periode awal masa kehamilan. Wanita hamil yang merasa sulit buang air besar adalah karena selama masa hamil, tubuh akan lebih banyak memproduksi hormon progesteron di mana salah satu efeknya akan membuat otot kendur dan otomatis membuat otot usus lebih sulit dalam berkontraksi. Selama masa awal kehamilan, sebaiknya Anda mulai mencari cara yang alami dan aman untuk menghindari sembelit.

5. Faktor Usia Lanjut

Pada dasarnya, para lansia atau orang yang usianya berada di atas 50 tahun kondisi ususnya akan seperti para wanita hamil. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, usus ibu hamil akan mengalami ketidakelastisan. Usus yang kurang elastis dan fleksibel memang tak hanya bisa dipicu oleh kurangnya Anda berolahraga. Rupanya usus yang kurang elastis pun bisa saja dialami oleh yang berusia lanjut. Maka dari itu, penting pula bagi yang sudah mulai memasuki usia 50 ke atas untuk memenuhi asupan cairan yang cukup, diimbangi dengan diet atau pola makan yang baik, sehat, benar dan seimbang. Menjaga usus tetap elastis juga bisa dengan melakukan olahraga yang sesuai untuk para lansia.

6. Emosi/ Stres

Faktor emosi, stres maupun depresi memang menjadi hal yang memicu beberapa gangguan kesehatan, namun banyak orang yang masih menganggap hal ini begitu sepele. Mengelola emosi/ stres dengan baik akan sangat membantu karena stres nyatanya juga dapat mempengaruhi kinerja sistem pencernaan. Saat sistem pencernaan tak lancar, sembelit bisa saja terjadi. Sebagai manusia biasa, memang kita tak akan bisa betul-betul bebas dari rasa stres karena masalah selalu menghampiri dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun, bagaimana kita menyikapinya dan mengendalikan rasa stres agar tak memicu gangguan kesehatan adalah yang terpenting. Baik dengan melatih pernapasan, melakukan olahraga atau meditasi.

7. Masa Menstruasi

Ketika seorang wanita mengalami menstruasi,hal tersebut akan mempengaruhi hormon pada tubuh wanita yang kemudian memberikan efek pada sistem pencernaan. Terganggunya pencernaan sehingga membuat susah buang air besar adalah karena perubahan hormon progesteron. Cukup dengan memperbanyak minum air putih selama menstruasi tak akan menghambat kelancaran BAB Anda. Walau pengaruh hormon berubah, ada baiknya untuk tetap meminum banyak air putih karena pada dasarnya asupan cairan yang mencukupi kebutuhan tubuh akan sangat menyelamatkan pencernaan Anda. Namun saat hormon berubah dan Anda tak mengimbanginya dengan asupan air putih yang banyak, resiko mengalami sembelit atau susah BAB menjadi lebih besar.

8. Kurang Serat

Kurangnya asupan serat. Nutrisi ini sangat penting bagi tubuh dan bisa didapat langsung dengan mengonsumsi buah maupun sayuran. Apabila Anda jarang makan sayur atau bahkan tak menyukainya, bisa jadi itulah mengapa Anda sering sembelit. Makanan berserat yang tepat bakal memenuhi serat yang dibutuhkan dalam tubuh Anda sehingga dipastikan Anda akan tercegah dari sembelit. Usahakan untuk senantiasa menjaga kelancaran sistem pencernaan dan buang air besar. Pilihlah sayuran hijau dan buah-buahan segar untuk mengisi daftar menu Anda sehari-hari agar pencernaan senantiasa sehat.

9. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Daging

Konsumsi daging secara berlebih juga turut mengakibatkan seseorang mudah terkena sembelit. Pada umumnya kebanyakan orang akan lebih senang dengan daging ketimbang sayuran, padahal daging dan sayuran pun asupannya perlu diseimbangkan supaya tubuh menerima nutrisi dari kedua belah pihak. Daging merah adalah yang paling bisa membuat sembelit maupun menyebabkan penyakit asam lambung. Jenis daging merah termasuk yang cukup susah untuk dicerna usus dan lebih dari itu ada banyak kandungan zat besi di dalamnya. Perlu diketahui bahwa zat besi merupakan salah satu zat yang bisa mengeraskan feses. Bahkan feses juga bisa menjadi hitam serta gelap bagi yang suka mengonsumsi daging merah, maka batasi asupannya mulai sekarang.

10. Efek Samping dari Obat Tertentu

Efek samping dari penggunaan obat tertentu juga dapat memicu sembelit atau susah buang air besar. Sebaiknya sebelum mengonsumsi obat untuk kondisi kesehatan tertentu, cobalah untuk bertanya terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui kejelasan efek samping. Biasanya, obat yang memberikan efek sembelit adalah obat-obatan diuretik. Jenis obat lain yang dapat memberikan efek sama adalah antipsikotik, antidepresan, antiepilepsi, suplemen zat besi, suplemen kalsium, obat pereda rasa sakit dan nyeri di mana bersifat adiktif (contohnya morfin dan kodein), serta obat khusus gangguan pencernaan (contoh alumunium antasida). Waspadai segala jenis obat tersebut dan teruslah banyak minum air putih.

11. Konsumsi Makanan Beku

Zaman yang semakin instan ini tak heran kalau orang-orang akan memilih makanan beku karena lebih menghemat energi dan juga waktu. Tapi bahaya di balik makanan-makanan jenis tersebut akan sangat besar bagi kesehatan. Ingat bahwa serat yang terkandung pada makanan beku sangatlah rendah dan akan jauh lebih besar kadar bahan pengawetnya. Sama saja ketika Anda mengonsumsi makanan beku, serat yang dibutuhkan tubuh tak terpenuhi dengan sempurna yang menjadikan gerakan usus menjadi terganggu. Contoh makanan beku yang mungkin Anda gemari adalah es krim, makanan ini tak bisa menolong pergerakan usus supaya lancar. Belum lagi kandungan susu serta gulanya begitu besar sehingga bisa memadatkan feses.

12. Sering Menahan BAB

Hal ini cukup sering terjadi dan pasti dialami beberapa orang yang suka menunda BAB, padahal sudah ada keinginan untuk itu. Seperti halnya saat Anda sedang mengerjakan sesuatu dan tiba-tiba ada hasrat untuk BAB, Anda kemungkinan akan merasa tengah tanggung dan lebih memilih untuk menyelesaikan pekerjaan terlebih dulu. Inilah alasan mengapa Anda kerap menahan BAB yang seharusnya sudah bisa keluar. Ketika rangsangan untuk BAB datang, sebaiknya tak ditahan kalau memang tidak sedang dalam acara penting yang menyebabkan Anda tak bisa ke mana-mana. Terlalu sering menahannya dan juga pada jangka waktu yang panjang hanya akan mengakibatkan sembelit yang cukup buruk. Segeralah ke kamar mandi untuk menuntaskan ketimbang ditahan dan dibiarkan.

13. Menderita Penyakit Tertentu

Sulit buang air besar juga mampu menjadi sebuah gejala dari kondisi penyakit tertentu, contohnya adalah kurang aktifnya kelenjar tiroid, hernia, tifus, kelebihan kalsium pada darah atau hiperkalsemia, penyakit parkinson, kanker dubur, cedera saraf tulang belakang, dan kanker usus. Tak hanya itu, kondisi kesehatan seperti sindrom iritasi usus besar, fisura anal, multiple sclerosis, peradangan usus, serta diabetes juga merupakan kondisi medis yang mampu menyebabkan seseorang mengalami sembelit.

14. Pemberian makanan tambahan, dengan tekstur yang kental atau padat pada bayi

Sebenarnya usus bayi belum terbiasa memahami makanan dengan tekstur yang kental atau bahkan padat. karena saluran cerna bayi belum benar-benar matang, maka akan berisiko pada gangguan pencernaan pada bayi dan bahkan bisa berakibat fatal. pemberian makanan padat/setengah padat apapun seperti bubur bayi, biskuit, nasi tim, pisang yang dikerok dan lain sebagainya baru boleh diberikan setelah bayi berusia diatas 6 bulan.

15. Hirschprung

Kelainan Hirschsprung terjadi karena adanya permasalahan pada persyarafan usus besar paling bawah, mulai anus hingga usus di atasnya. Syaraf yang berguna untuk membuat usus bergerak melebar menyempit biasanya tidak ada sama sekali atau kalaupun ada sedikit sekali. Namun yang jelas kelainan ini akan membuat BAB bayi tidak normal, bahkan cenderung sembelit terus menerus. Hal ini dikarenakan tidak adanya syaraf yang dapat mendorong kotoran keluar dari anus. Kotoran akan menumpuk terus di bagian bawah, hingga menyebabkan pembesaran pada usus dan juga kotoran menjadi keras sehingga bayi tidak dapat BAB.

Menghadapi masalah susah buang air besar atau sembelit khususnya pada bayi, seringkali membuat resah dan panik semua orang tua. Namun anda tidak perlu khawatir, mudah-mudahan informasi berikut ini bisa menolong Anda mengatasi kendala susah buang air besar pada bayi,anak-anak maupun orang dewasa. Yuk, simak 17 Tips ampuh menanggulangi susah buang air besar pada bayi, anak-anak maupun orang dewasa berikut ini :

1. Cukupi Kebutuhan Serat

Berikan makanan yang mengandung serat yaitu dengan memberikan buah-buahan seperti jus buah alami (buah diblender) dan berikan sayuran setiap harinya (misalnya sayuran yang di sup). Jika bayi anda berusia dibawah 6 bulan, pastikan anda sebagai ibunya mengkonsumsi lumayan serat seperti sayuran dan buah-buahan setiap hari. Berikan kacang merah dengan diolah menjadi sup kacang merah sebagai sayuran atau bisa dengan memberikan makanan agar-agar yang mengandung serat.

2. Mandikan Dengan Air Hangat

Mandikan bayi anda dengan air hangat supaya tubuhnya menjadi rileks sehingga dapat melancarkan buang air besarnya. Rasa capek dan lelah bisa dihilangkan dengan mandi air hangat, karena air hangat terbukti bisa merawat rasa sakit pada otot dan persendian karena arthritis. Rasa hangat inilah yang akan merangsang sirkulasi aliran darah agar kembali lancar. Air hangat juga bia melemaskan sendi, dan jaringan otot yang tegang, sehingga peredaran darah akan kembali lancar, Dengan inilah bayi Anda akan terasa nyaman.

3. Berikan Air Putih

Berikan air minum (air putih) setiap hari paling tidak 0.5-0.8 liter (pemberian minum dilakukan secara bertahap sedikit demi sedikit tetapi sering), cara yang  mudah yaitu sediakan botol air mineral dan masukan kedalam botol bayi, kemudian usahakan supaya bayi atau anak anda menghabiskannya setiap hari.

4. Konsumsi Tepung Sagu

Berikan tepung sagu yang biasa dikonsumsi masyarakat di Indonesia Timur sebagai bahan makanan. Sagu mengandung serat yang bisa menjaga mikroflora usus. Penyajian sagu dapat dibuatkan berupa bubur dari tepung sagu yang dimasak, seperti bubur mutiara yang seringkali terbuat dari sari pati sagu yang berbentuk bola-bola kecil dan lebih nikmat dimakan bersama gula merah/ gula jawa. Jika anda repot menyediakan sagu dalam bentuk bubur, bisa anda coba dengan melarutkan 3 - 5 sendok makan tepung sagu dalam segelas air hangat, campurkan gula merah/ gula jawa dan garam sebagai penyedap alami dan berikan untuk bayi atau anak anda dengan frekuensi 3 x sehari dan waktu penyajian 1 jam sebelum waktu makan bayi/ anak anda. Disamping untuk menanggulangi susah buang air besar, sagu juga bermanfaat sebagai obat untuk berbagai penyakit lainnya seperti maag, kanker usus, disentri, dan  penyakit lain yang berkaitan dengan saluran pencernaan.

5. Jangan Sembarangan Memberikan Obat Pencahar

Jangan pernah coba-coba memberikan bayi anda obat pencahar tanpa resep dokter, sebab salah-salah malah akan memunculkan iritasi pada anus bayi atau anak anda. Terdapat dua cara kerja obat pencahar untuk anak dalam mengatasi sembelit yang dideritanya, yaitu dengan melunakkan tinja yang susah dikeluarkan oleh tubuh akibat terlalu kering dan keras, serta merangsang gerakan usus untuk mengeluarkan tinja yang menumpuk di dalam usus. Bukan berarti obat pencahar untuk anak bisa terus diberikan ketika mereka mengalami sembelit. Tetap saja, obat pencahar yang sebelumnya diberikan hanya untuk merangsang usus untuk dapat mengeluarkan kotoran. Setelah anak Anda sembuh dari sembelit, melakukan pencegahan serta mengubah pola hidup anak adalah tugas Anda sebagai orangtua.

6.  Pijat Perutnya Dengan Lembut.

Sebelum anda memijatnya olesi perutnya dengan baby oil, minyak telon, atau minyak kayu putih. Pijatan yang lembut akan membantunya mengurangi rasa sakit. Jika si kecil sudah mulai makan makanan tambahan,  beri dia bubur buah.

7. Menggunakan Kunyit

Sejak dulu, kunyit sudah dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk berbagai penyakit. Hal ini tak lepas dari kandungan kunyit berupa kurkuminoid, minyak atisiri, mineral, dan zat-zait lain yang memiliki manfaat terhadap kesehatan tubuh, diantaranya untuk mengobati masalah gangguan pencernaan, kandungan senyawa kurkumin yang terkandung dalam kunyit dapat menjaga dan melapisi dinding usus, sehingga dapat mendorong sisa makanan keluar dari dalam usus.

8. Menggunakan  Jus Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya selain berfungsi sebagi penyubur rambut ternyata  juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan tubuh manusia diantaranya untuk mengatasi sembelit, cara membuat jus aloevera/ lidah buaya :
cari daun lidah buaya yang agak tua. Bahan berikutnya adalah gunakan buah dengan rasa yang agak asam untuk menambah kesegaran jus lidah buaya. Anda bisa menggunakan air jeruk nipis ataupun buah anggur sebagai campuran jus lidah buaya. Selanjutnya sediakan madu sebagai pemanis pada jus lidah buaya. Akan tetapi penggunaan madu tidak wajib dan hanya sebagai pelengkap saja. Jadi, apabila anda kurang menyukai madu tidak perlu menambahkan madu pada jus tersebut. Cara membuatnya sebagai berikut, kupas bagian luar lapisan daun lidah buaya kemudian ambil dagingnya dan potong kecil-kecil, lalu cuci sebentar dengan air bersih agar lendirnya hilang. Masukan daging lidah buaya ke dalam blender dan tuangkan air jeruk nipis atau buah anggur bersama dengan madu dan es batu. Blender semua bahan tersebut hingga halus dan rata. Tuangkan jus ke dalam gelas dan Jus lidah buaya siap untuk diminum.


9. Hindari Terlalu Lama Menahan BAB

Seperti yang sudah dituliskan diatas mengenai faktor penyebab susah BAB, salah satunya adalah sering menahan hasrat untuk BAB. Oleh karena itu sebisa mungkin untuk menghindari menahan keinginan BAB. Mungkin ada saat dimana anda benar benar ingin  BAB  tetapi mungkin keadaan dan fasilitas tidak memadai, ini juga dapat menjadi penyebab sembelit pada tubuh anda, jika ini terjadi maka anda harus banyak makan buah dan serat  agar dapat membantu melancarkan BAB.

10. Menjadi Aktif

Gangguan pencernaan ini dapat juga disebabkan karena pengaruh anda duduk terlalu lama, dan duduk setelah makan juga bisa menyebabkan kerja usus terhambat sehingga dapat mencegah sirkulasi usus pada proses BAB. Oleh karena itu berusahalah untuk aktif sepanjang hari  dan olahraga minimal seminggu 3 kali , agar supaya badan selalu sehat.

11. Makan dengan Teratur

Makan teratur bermanfaat untuk menjaga perut agar perut tetap aktif sepanjang hari. Makan tidak teratur dan terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa mengganggu gerakan normal usus yang menyebabkan sembelit. Makan tepat waktu merujuk pada konsep 3x makan dalam sehari ialah sarapan, makan siang dan makan malam. Dalam memulai makan, janganlah Anda makan setelah Anda benar-benar lapar. Atur jam makan Anda seperti sarapan sekitar 06.00-08.00, makan siang sekitar jam 12.00-13.00 dan makan malam antara jam 18.00-20.00. Jika memang dalam kondisi tertentu, Anda disarankan menambah jumlah makan sebelum dan sesudah berolahraga. Tidak perlu khawatir dengan banyaknya frekuensi makan. Karena jika pilihan menu makanannya tepat, asupan kalori tetap bisa ditekan sambil memaksimalkan asupan gizi penting seperti protein, serat, lemak esensial vitamin dan mineral. Dengan begitu Anda akan tetap sehat sepanjang waktu.

12. Daun Kejibeling

Daun ini dapat dijumpai  di sekitar rumah anda, biasanya ditanam sebagai tanaman pagar yang menghiasi rumah anda dengan ciri daun sangat kasar dan hijau pekat, dengan nama latin Strobilanthes crispa, daun kejibeling memiliki efek pencahar dan diuretik yang sangat baik untuk penderita sembelit. dengan cara membuat ramuan yang bisa anda buat sendiri dengan segenggam daun kejibeling dan 2 gelas air lalu direbus hingga tersisa 1 gelas, setelah dingin lalu airnya diminum.

13. Daun Wungu

Daun Wungu mengandung beberapa zat seperti saponin, alkaloid non toksis, glikosod, steroid, dan tanin. Kandungan saponin inilah yang memiliki efek sebagai pencahar ringan pereda sembelit Cara membuat ramuannya sangat sederhana, Anda hanya tinggal merebus 7 lembar Daun Wungu ini dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas, kemudian saring dan minum secara teratur.

Selain beberapa cara diatas, ada juga buah buahan khusus yang bisa membantu anda dalam mengatasi sembelit dan bisa diperoleh  dengan mudah disekitar kita dan supermarket terdekat seperti :

14. Pepaya

Buah pepaya sangat membantu dalam proses penetralan sembelit karena buah ini memiliki zat khusus untuk mencairkan feses dan menjadikanya lebih halus dan membuatnya lebih cepat keluar tanpa harus merasakan sakit. Untuk cara pengolahannya pun sangat mudah, anda bisa langsung mengkonsumsi buah pepaya yang sudah matang atau dibikin jus buah pepaya.

15. Buah Tomat

Tomat merupakan buah dengan kandungan serat yang tinggi. Buah tomat juga dapat  digunakan sebagai obat sembelit yang selain murah dan mudah kita dapat. Anda bisa mengkonsumsinya secara langsung atau dibikin jus buah tomat.

16. Temulawak

Meskipun rasanya agak pahit, tanaman rimpang ini memiliki efek diuretik, anti sembelit, dan anti radang. Adapun cara pengolahannya yaitu : ambil beberapa rimpang temulawak kemudian diparut lalu diperas dan air perasanya diberi air campuran antara asam jawa dan gula aren, kemudian disaring dan diminum sekali sehari.

17. Buah Nanas

Jus nanas bertindak sebagai pencahar alami sehingga merupakan alternatif yang baik untuk stimulan aksatif yang bisa untuk mengatasi sembelit, buah nanas adalah resep obat pencahar alami. Caranya buah nanas lalu kupas dan dibersihkan dari kulit durinya,  kemudian diparut dan diperas, ambil airnya dan diminum  sekali sehari dibarengi dengan minum segelas air putih setelahnya, lakukan secara teratur sampai sembelit anda hilang. Yang perlu diperhatikan adalah hati-hati dengan penderita penyakit maag, sebaiknya hindari mengkonsumsi buah nanas karena akan memperparah penyakit maag anda.

Jika 17 tips diatas tidak juga membuahkan hasil, sebaiknya segera bawa ke dokter terdekat untuk berkonsultasi masalah sembelit atau konstipasi ini. Dokter akan mendiagnosa dan mencari tahu penyebab serta akan memberikan penanganan medis yang tepat untuk bayi atau anak anda. Demikianlah beberapa tips mengatasi susah BAB. Apabila bermanfaat silahkan bagikan pada keluarga dan kerabat anda. 


SHARE THIS