Jangan Membersihkan Telinga Menggunakan Cotton Bud

Jangan Membersihkan Telinga Menggunakan Cotton Bud

Pada dasarnya tuhan menciptakan manusia lengkap dengan organ tubuhnya, yang masing-masing sudah memiliki fungsi dan peran tersendiri untuk membantu aktivitas kita sehari-hari.

Begitupun dengan telinga kita, tuhan telah menciptakan telinga manusia sedemikian rupa sebagai media untuk mendengar, dan memiliki sistem pertahanan tersendiri dari kotoran, debu atau gangguan yang kemungkinan masuk ke dalam telinga.

Kotoran telinga atau sering disebut juga dengan serumen merupakan salah satu zat yang secara alami terdapat di dalam telinga yang membantu melindungi lubang telinga. Namun Kebanyakan diantara kita, sering sekali merasa terganggu dengan adanya kotoran telinga yang menumpuk atau tidak pernah dibersihkan.

Akhirnya, kita cenderung menggunakan benda apa saja yang ada di sekitar kita untuk membersihkan telinga. misalnya menggunakan jepit rambut, cotton bud, pinset, tutup pulpen, sedotan, dan juga benda lainnya.

cara membersihkan kotoran telinga dengan benar

Telinga mempunyai sel-sel yang berfungsi untuk menghasilkan kotoran telinga. pada beberapa orang, kotoran telinga itu menumpuk lebih cepat dibandingkan dengan yang lainnya. Kotoran telinga yang sudah menumpuk tersebut bisa menimbulkan bermacam-macam gejala, misalnya seperti terjadinya gangguan fungsi pendengaran, dan terkadang dalam beberapa kasus bisa muncul rasa sakit.

Sebagian orang akan berpikir, daripada harus pergi ke dokter untuk membersihkan telinga, lebih baik membersihkan sendiri menggunakan cotton bud ataupun benda lainnya.

Apakah diperbolehkan membersihkan telinga menggunakan benda asing misalnya seperti cotton bud?

Kotoran telinga bermanfaat untuk melumasi dan sebagai anti jamur dan anti bakteri, sehingga telinga tidak mudah terasa kering. Membersihkan telinga terlalu sering justru tidak baik bagi kesehatan telinga, dan bisa memicu timbulnya infeksi pada kulit telinga anda.

Meskipun anda menganggap bahwa kapas pada cotton bud merupakan sesuatu yang lembut, pada kenyataanya itu bisa mengakibatkan iritasi pada kulit telinga anda.

Hal terburuk yang bisa terjadi adalah, anda memasukan cotton bud terlalu dalam sehingga mengenai gendang telinga. Gendang telinga adalah salah satu selaput membran yang sangat tipis dan juga sensitif. Sehingga dengan tekanan sedikit saja, contohnya menggunakan cotton bud ataupun benda asing lainnya, bisa pecah dengan gampang.

Gendang telinga yang rusak atau pecah biasanya akan mengeluarkan cairan bening dari dalam. Rusaknya gendang telinga juga bisa menyebabkan gejala yang tidak nyaman, misalnya sakit, terjadinya infeksi dengan ditandai keluar cairan berwarna kuning kehijauan yang memiliki bau tidak sedap, hingga penurunan fungsi pendengaran.

Apakah kita perlu membersihkan telinga?

Jawabannya bisa ya ataupun tidak. Terlalu sedikit kotoran telinga yang tersisa akan meningkatkan risiko infeksi, dikutip dari American Hearing Research Foundation. Setidaknya, ada sepuluh peptida antimikroba yang terkandung dalam kotoran telinga untuk mencegah bakteri dan jamur berkembang biak.

Sementara itu, apabila terlalu banyak kotoran telinga bisa meningkatkan terjadinya infeksi dan kehilangan pendengaran. Oleh karena itu, Anda membutuhkan perawatan telinga yang baik dan benar.

Pada umumnya, lubang dalam telinga tidak perlu dibersihkan. Mengutip dari Smithsonian Magazine, Dr. Rob Hicks mengungkapkan, telinga memiliki mekanisme pembersihan mandiri. Lemak dan minyak dalam saluran telinga akan memerangkap segala partikel asing yang masuk ke dalam telinga dan membilasnya keluar sebagai kotoran telinga. Kotoran telinga, menurut Hicks, akan luruh dengan sendirinya tanpa Anda sadari.

Anda bisa membersihkan telinga bagian luar dengan menggunakan handuk ataupun lap basah yang diberi sedikit sabun. Sedangkan lubang telinga tidak harus anda bersihkan sendiri. Kulit yang menyelubungi lubang telinga berbentuk spiral dan juga mengarah keluar.

Setiap gerakan yang dibuat oleh rahang Anda, baik mengunyah, berbicara, atau apapun itu akan membantu melancarkan transportasi kotoran telinga dari dalam hingga keluar lubang telinga. sehingga kotoran telinga bisa keluar dengan sendirinya tanpa harus anda bersihkan.

Ketika anda menguap, tanpa anda sadari ada semacam udara yang keluar dari telinga anda, hal ini bisa anda rasakan ketika anda berada di dataran tinggi, dan telinga anda seperti berdengung, biasanya rasa berdengung akan hilang atau berkurang setelah anda menguap. Hal ini juga akan membantu kotoran telinga untuk keluar dengan sendirinya.

Sebaiknya jangan pernah sesekali memasukkan suatu benda termasuk jari anda kedalam lubang telinga, sebab hal ini justru bisa mendorong kotoran telinga masuk kedalam. Tetapi bila kotoran telinga anda telah menumpuk, alangkah baiknya anda membeli larutan pembersih telinga yang dijual bebas di apotik atau bisa mengunjungi dokter untuk dibersihkan menggunakan alat khusus. Proses pembersihannya tidak sakit dan juga sangat efektif untuk mengeluarkan kotoran telinga.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar