Tips Makanan Sehat Di Bulan Puasa

Bulan puasa yaitu bulan yang sangat dirindukan oleh kaum muslimin, dimana bulan puasa adalah bulan yang mulia, bulan ampunan dan penuh berkah. Begitu berkahnya sampai di bulan ini semua amal ibadah akan dilipatgandakan, dan Allah sendiri yang akan membalas semua amal yang dikerjakan di bulan Ramadhan. 

Saat bulan puasa, semua jenis buah-buahan, beraneka masakan dan minuman yang biasanya sulit ditemukan dapat dengan mudah  anda dapatkan. Salah satu contoh yang bisa kita amati, timun suri dan kolang kaling biasanya sulit dicari di bulan lainnya tapi berjejer di mana-mana sepanjang bulan Ramadhan. 

Begitu pula dengan kolak, es cendol dan jenis masakan lainnya. Dari sekian banyak makanan yang ada tersebut tentu tidak baik apabila kita paksakan untuk mengkonsumsi semuanya saat kita berbuka. Kita harus pandai-pandai menentukan jenis makanan yang baik dikonsumsi saat bulan puasa. Bukannya tak boleh, namun apalah artinya siang hari berpuasa jikalau di malam hari tak bisa kendalikan diri dari masakan yang tersaji di hadapan kita.

Bukannya sehat yang akan didapatkan apabila kita rakus saat berbuka puasa, yang ada justru akan menimbulkan masalah pencernaan dan berat badan akan cenderung naik karena konsumsi glukosa yang berlebihan ketika kita menyantap semua makanan yang tersaji saat berbuka puasa.

Menu Sempurna di bulan puasa

Saat berbuka puasa, kita harus bisa memilih makanan yang tepat agar makanan yang masuk ke dalam perut kita aman untuk kesehatan, terutama bagi yang menderita gangguan pencernaan seperti penderita maag.

Hindari langsung mengkonsumsi makanan berat saat berbuka puasa, sebaiknya awali dengan minuman hangat dan buah segar namun tidak dingin. Makanan yang baik, bahkan yang paling baik, untuk dimakan saat berbuka puasa yaitu kurma. 

Hal ini bukanlah tanpa alasan. Ditinjau dari segi medis, kurma mengandung berbagai vitamin dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita, seperti vitamin A, B6, natrium alami, magnesium dan kalium serta gula alami yang bisa mengembalikan energi tubuh kita yang sempat turun dikala berpuasa di siang hari. 

Sementara dipandang dari segi syar’i, kurma merupakan makanan yang disunnahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dikala berbuka. Berapa jumlahnya? Tak perlu banyak-banyak. Ditemani air putih, disunnahkan makan dalam jumlah ganjil, bisa satu, tiga, lima atau tujuh kurma. Rasa lemas dan lapar yang selama siang hari dirasakan dijamin hilang setelahnya.

Bagaimana dengan waktu sahur? Untuk yang satu ini maka usahakan kita hindari mengkonsumsi makanan yang pedas dan berminyak saat sahur, alasannya karena makanan pedas dan berminyak seperti gorengan bisa menimbulkan panas dalam dan kolesterol berlebih sehingga sangat merugikan kesehatan, serta akan menyebabkan tubuh menjadi cepat lemas.

Justru biasakan sahur dengan banyak mengkonsumsi masakan yang berasal dari sayur-sayuran dan buah-buahan seperti jus dan infuse water. Hal ini mempunyai kegunaan untuk mensuplai kadar air dan nutrisi bagi tubuh biar aktifitas di siang harinya bisa berjalan tanpa kendala.

Mengkonsumsi sayur dan buah-buahan akan membantu tubuh kita untuk mencukupi nutrisi saat kita berpuasa, karena buah dan sayur kaya akan gizi dan mengandung cukup serat yang biasanya akan dicerna lebih lambat, sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama.

Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi lebih banyak air putih ketika berbuka dan saat sahur, awali berbuka dengan segelas air putih, buah kurma dan makanan kecil yang ringan, hindari untuk langsung mengkonsumsi makanan yang berat.

Menjelang shalat isya minum segelas air putih, sebaiknya kita makan berat setelah shalat isya dan tarawih, jangan lupa untuk melakukan jalan jalan kecil minimal 500 langkah seusai kita mengkonsumsi makanan berat agar makanan dalam perut bisa segera dicerna tubuh, konsumsi segelas air saat menjelang tidur.

Saat kita bangun untuk sahur, minum segelas air putih sebelum menyantap makan sahur, dan segelas air putih setelah makan sahur atau menjelang imsyak, hal ini dilakukan agar cairan tubuh kita bisa terjaga selama seharian berpuasa.

Hindari minum kopi dan teh manis saat sahur karena 2 minuman tersebut bersifat diuretik yang biasanya membuat kita lebih sering buang air kecil dan akan memicu rasa haus di siang hari.

Harus diakui, tingkat konsumsi kita di bulan puasa terkadang malah sulit dikendalikan dibanding bulan-bulan lainnya. Rasa lapar, haus dan tubuh lemas di siang hari menjadi alasan yang paling tepat dikemukakan untuk menyantap semua makanan pada saat berbuka puasa. 

Jadilah waktu berbuka puasa kita menjadi semacam pembenaran untuk melahap semua makanan yang tersaji dan menjadikan ajang balas dendam karena di siang hari kita telah menahan lapar dan dahaga. 

Hingga semua masakan yang ada di hadapan kita dipaksakan masuk ke dalam perut. Ini perlu dihindari alasannya yaitu akan berakibat tidak baik bagi diri dan tubuh kita. Mulai sekarang, marilah kita belajar untuk mengendalikan diri. 

Termasuk dalam menentukan mana masakan yang baik di bulan puasa. Agar kita sanggup memetik manfaat dan pesan yang tersirat saat kita melakukan puasa, agar tubuh menjadi semakin sehat dan amal ibadahpun bisa berlipat.


No comments for "Tips Makanan Sehat Di Bulan Puasa"