Kenali Jenis Muntah Pada Anak Serta Solusi Untuk Mengatasinya

Kenali Jenis Muntah Pada Anak Serta Solusi Untuk Mengatasinya
Jenis Muntah Pada Anak – Anak yang sehat dan ceria serta bisa melalui semua tahap tumbuh kembangnya dengan normal dan lancar adalah dambaan setiap orang tua. Semua orang tua akan merasa sedih dan khawatir ketika anaknya mengalami gangguan kesehatan, seperti demam, diare dan muntah. Apakah anak anda pernah mengalami muntah? muntah pada anak adalah salah satu pengeluaran sejumlah isi yang ada di dalam saluran pencernaan. Bagi para orang tua, tentu saja hal ini sangat membuat anda merasa panik. Apalagi jika anak sering sekali muntah. Tetapi ada juga sebagian orang tua yang menganggap hal tersebut adalah hal yang sepele.Alangkah baiknya anda tidak pernah menyepelekan kondisi muntah pada anak, apalagi jika muntah pada anak terjadi terlalu sering. Pasalnya, anak cenderung sangat gampang menderita dehidrasi dibanding dengan orang dewasa, dimana sebagian besar isi yang dimuntahkan adalah cairan, apabila terjadi dalam frekuensi yang sering, cenderung akan mengakibatkan anak jatuh dalam kondisi dehidrasi.

Penyebab muntah pada anak dapat berbeda-beda. setiap penyebab dapat memberikan ciri khas dari muntah tersebut yang dikeluarkan. Oleh sebab itu, penting sekali para orang tua untuk mengetahui beberapa jenis muntah pada anak. Jika ingin mengetahui jenis muntah pada anak secara lebih jelas, berikut ini adalah penjelasannya.

Kenali Jenis Muntah Pada Anak Serta Solusi Untuk Mengatasinya, cara atasi muntah pada anak, cara mengenali jenis muntah pada anak

 

Kenali Jenis Muntah Pada Anak :

1. Muntah dengan menyemprot

Saat anak yang masih berusia di bawah 5 tahun baru saja terjatuh dari tangga dengan ketinggian sekitar 1 meter, anak itu dapat saja muntah menyemprot sekitar  3 kali dalam waktu beberapa jam terakhir. muntah menyemprot di sertai dengan kejadian trauma kepala pada anak tersebut perlu mendapatkan pemeriksaan lebih jelas lagi dan segera, guna menjauhi segala kemungkinan buruk yang dapat saja terjadi.

Baca Juga  Tips Sehat Berolahraga di Bulan Puasa

2. Muntah Dengan Berwarna Kehijauan

Cairan muntah yang berwarna kehijauan menandakan bahwa cairan muntah itu sudah terdapat cairan empedu. Cairan empedu berfungsi untuk mencerna beberapa komponen makanan dan cairan tersebut dihasilkan dalam kandung empedu yang ada dalam organ tubuh kita. Pada saat di perlukan, maka cairan tersebut akan di keluarkan pada saluran usus halus.

jika warna kehijauan ada di dalam muntah anak anda, padahal anak anda tidak habis mengkonsumsi sayuran hijau, hal tersebut menandakan bahwa terjadi kemungkinan tersumbatnya saluran pencernaan anak anda. terjadinya sumbatan tersebut perlu segera di cari penanganannya. maka dari itu, cepatlah bawa buah hati/anak anda ke dokter jika anda telah melihat kejadian muntah pada anak yang berwarna kehijauan.

3. Muntah Dengan Berwarna Kehitaman Atau Berwarna Hitam Pekat

Muntah dengan berwarna kehitaman menandakan bahwa terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan. Tetapi, hal tersebut harus di pastikan terlebih dahulu ke dokter. Keadaan tersebut alangkah baiknya di tangani dengan mencari petolongan dengan segera ke klinik atau pusat kesehatan terdekat.

4. Muntah Dengan Warna Kekuningan

Jenis muntah tersebut pada umumnya tidak terlalu berbahaya, Jenis muntah tersebut dapat merupakan salah satu gejala awal dari keadaan peradangan saluran pencernaan. Tetapi, Jika muntah terlalu sering dan anak telah menunjukan tanda-tanda misalnya seperti rewel, lemas, gelisah, dan bagian bawah kelopak mata mencekung. maka bawalah secepatnya ke pusat kesehatan terdekat.

Apabila anak anda sedang mengalami muntah-muntah, berikut adalah Tindakan pertolongan awal yang bisa anda lakukan, Antara lain:

  • Berikanlah Porsi makanan yang lebih kecil dan sering. dari pada porsi makan yang terlalu banyak tapi di berikan secara sekaligus. Hal tersebut untuk menjauhi kondisi refluks atau naiknya lagi makanan yang telah masuk kedalam saluran pencernaan bagian bawah kesaluran pencernaan di atasnya yang kemudian akan di keluarkan melewati mulut.
  • Tidak boleh terlalu banyak bergerak jika sudah makan. Apabila terlalu banyak melakukan pergerakkan maka akan terjadi refluks.
  • Posisi anak anda harus di tegapkan. pasalnya, Jikalau anak anda dalam posisi duduk serta berbaring maka akan membuat refluks anak menjadi semakin parah. Jika sudah makan, usahakan selalu menggendong anak dalam posisi badan tegak.
  • Apabila sudah selesai makan dan juga minum, berilah kesempatan pada anak anda untuk bersendawa.
Baca Juga  1001 Tips Aman dan Sehat Saat Mudik Lebaran 2023

Sebagai orang tua, kita tidak ingin terjadi suatu hal yang buruk terhadap anak kita, dan kita juga ingin bisa menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita. Oleh karena itu, kita semua harus lebih memperhatikan pola makan dan aktivitasnya sehari-hari. Jika anak kita sedang kurang sehat dan menunjukan gejala yang tidak wajar, maka kita tidak boleh menyepelekan hal tersebut, bisa jadi itu adalah gejala awal terjadinya gangguan kesehatan yang bisa berakibat fatal.

Langkah terbaik yang bisa anda lakukan adalah melakukan tindakan penanganan awal, dan segera konsultasikan dengan dokter anak atau klinik terdekat. Semoga bermanfaat.